✕ Close

Resep Membuat Kue Wingko Babat Khas Semarang Yang Enak

Google Adsense Here

Lorem Ipsum adalah contoh teks atau dummy dalam industri percetakan dan penataan huruf atau typesetting. Lorem Ipsum telah menjadi standar contoh teks sejak tahun 1500an, saat seorang tukang cetak yang tidak dikenal mengambil sebuah kumpulan teks dan mengacaknya untuk menjadi sebuah buku contoh huruf. Ia tidak hanya bertahan selama 5 abad, tapi juga telah beralih ke penataan huruf elektronik, tanpa ada perubahan apapun. Ia mulai dipopulerkan pada tahun 1960 dengan diluncurkannya lembaran-lembaran Letraset yang menggunakan kalimat-kalimat dari Lorem Ipsum, dan seiring munculnya perangkat lunak Desktop Publishing seperti Aldus PageMaker juga memiliki versi Lorem Ipsum

Tidak seperti anggapan banyak orang, Lorem Ipsum bukanlah teks-teks yang diacak. Ia berakar dari sebuah naskah sastra latin klasik dari era 45 sebelum masehi, hingga bisa dipastikan usianya telah mencapai lebih dari 2000 tahun. Richard McClintock, seorang professor Bahasa Latin dari Hampden-Sidney College di Virginia, mencoba mencari makna salah satu kata latin yang dianggap paling tidak jelas, yakni consectetur, yang diambil dari salah satu bagian Lorem Ipsum.

Kue Wingko Babat Khas Semarang

Resep Membuat Kue Wingko Babat Khas Semarang Yang Enak

Setelah ia mencari maknanya di di literatur klasik, ia mendapatkan sebuah sumber yang tidak bisa diragukan. Lorem Ipsum berasal dari bagian 1.10.32 dan 1.10.33 dari naskah “de Finibus Bonorum et Malorum” (Sisi Ekstrim dari Kebaikan dan Kejahatan) karya Cicero, yang ditulis pada tahun 45 sebelum masehi. BUku ini adalah risalah dari teori etika yang sangat terkenal pada masa Renaissance. Baris pertama dari Lorem Ipsum, “Lorem ipsum dolor sit amet..”, berasal dari sebuah baris di bagian 1.10.32.

Bahan- bahan Kue Wingko Babat

• Tepung ketan ½ kg
• Gula pasir ½ kg
• Parutan kelapa ½ kg
• Telur ayam 3 butir
• Garam secukupnya
• Mentega atau santan secukupnya
• Vanili bubuk secukupnya

Langkah Membuat Wingko Babat

  1. Campurkan gula pasir dan parutan kelapa dengan cara diremas-remas dan dibubuhi garam secukupnya.
  2. Selanjutnya tambahkan tepung ketan juga vanili bubuk lalu diaduk kembali sampai merata.
  3. Lalu kocok telur serta tambahkan dalam adonan di atas sambil selalu diaduk sampai merata.
  4. Tambahkan santan secukupnya sebagai perekat adonan, tambahkan sesuai selera. Bila tidak suka santan bisa juga diganti dengan mentega yang telah dicairkan.
  5. Siapkan cetakan bulat kecil-kecil dan masukkan adonan lalu panggang hingga matang dengan oven. Atau bisa juga dibakar biasa diatas api dengan menggunakan teflon yang telah diolesi minyak atau margarin agar tidak lengket.
  6. Jika anda memakai teflon untuk cetakan, maka potong-potong terlebih dahulu sebelum nantinya disajikan. Wingko siap disajikan.

The standard chunk of Lorem Ipsum used since the 1500s is reproduced below for those interested. Sections 1.10.32 and 1.10.33 from “de Finibus Bonorum et Malorum” by Cicero are also reproduced in their exact original form, accompanied by English versions from the 1914 translation by H. Rackham.

Google Adsense Here